Tekstil
Perawatan permukaan plasma lanjutan untuk tekstil industri: eco - peningkatan adhesi yang ramah
Perawatan permukaan plasma merevolusi manufaktur tekstil industri dengan mengganti proses kimia basah dengan sistem tertutup dan kering untuk aplikasi laminasi, pelapisan, dan pencetakan. Teknologi ini menghilangkan pelarut - generasi primer dan air limbah sambil mengaktifkan:
- Aktivasi permukaan yang seragam dari tekstil kompleks (misalnya, komposit tenunan, nonwovens) melalui ionisasi gas terkontrol
- Kimia - Adhesi gratis untuk pelapis/cetakan, mengurangi emisi VOC sebesar 100% versus metode tradisional
- Pelestarian properti curah melalui sub - modifikasi permukaan mikron (<0.1μm depth)
Mengapa Sektor Industri Mengadopsi Teknologi Plasma:
|
Tantangan Industri |
Solusi plasma |
Manfaat Teknis |
|
Ketergantungan kimia beracun |
HE/N₂/O₂ Plasma Grafting menggantikan primer & perekat |
Menghilangkan penggunaan formaldehyde/pfoa |
|
Energi - Pengeringan intensif |
Plasma atmosfer beroperasi pada 25-40 derajat |
30% Energi lebih rendah vs curing termal |
|
Adhesi lapisan yang buruk |
Micro - roughening (ra 0,5 - 5μm) + grup fungsional (- coOH, -oh) |
Kekuatan kulit ↑ 45% pada komposit PP/PET |
Materi - Keuntungan proses khusus
- Tekstil otomotif laminasi
Proses: O₂ Sistem Roller Plasma + Inline Atmosfer
Hasil: Adhesi pelapisan PU memenuhi standar DIN EN 24673 tanpa pelarut terklorinasi
- Kain penghalang medis
Proses: Plasma dingin (40kHz RF) untuk fungsionalisasi hidrofilik
Hasil: Pengurangan Sudut Kontak Air 130 derajat → 35 derajat di 8s
- Geotekstil yang dicetak
Proses: N₂ DBD Plasma Pre - Perawatan
Hasil: Adhesi Tinta UV ↑ 60% vs. Corona Treatment
- Manfaat Lingkungan & Operasional
Zero Liquid Effluent: Dry Processing menghindari 200-500L/kg air limbah tekstil
Langkah -langkah proses yang dikurangi: tunggal - lulus perawatan menggantikan gerusan → priming → pengeringan
Kepatuhan: Memenuhi Jangkauan/ZDHC MRSL untuk zat terbatas
- Layanan Integrasi Teknis
▶ ︎ Kit retrofit untuk garis pelapis/laminasi yang ada
▶ ︎ Optimalisasi Parameter Plasma (Daya: 0,5-5kW, Campuran Gas: He/O₂/AR)
▶ ︎ ketiga - pengujian adhesi partai (ISO 11339, ASTM D903)
